Arsitektur sistem
Arsitektur Sistem adalah cetak biru (blueprint) konseptual yang mendefinisikan struktur, perilaku, komponen, dan interaksi dalam suatu sistem—baik itu sistem perangkat lunak (software), perangkat keras (hardware), maupun kombinasi keduanya.
Dalam dunia TI dan rekayasa, arsitektur sistem biasanya terbagi menjadi dua ranah utama:
1. Arsitektur Perangkat Lunak (Software Architecture)
Berfokus pada bagaimana komponen sistem digital saling terhubung dan mengolah data. Beberapa pola populer meliputi:
Monolith: Semua modul (tampilan, logika bisnis, database) menyatu dalam satu aplikasi besar.
Microservices: Sistem dipecah menjadi layanan-layanan kecil yang independen dan saling berkomunikasi via API.
Client-Server: Klien (aplikasi HP/web) meminta data ke Server untuk diproses.
Event-Driven: Komponen merespons peristiwa (event) secara langsung melalui perantara (message broker seperti Kafka/RabbitMQ).
2. Arsitektur Komputer (Hardware Architecture)
Berfokus pada alur komunikasi antar komponen fisik dalam memproses data.
Komponen utamanya meliputi:
CPU (Processor): Otak sistem yang terdiri dari Control Unit (CU) dan Arithmetic Logic Unit (ALU).
Memori (RAM/ROM): Tempat penyimpanan data sementara dan instruksi kerja.
I/O Ports: Jalur penghubung ke perangkat input/output (keyboard, layar, storage).
Bus (Data, Address, Control): Jalur lalu lintas data dan sinyal kontrol antar komponen.
Komentar
Posting Komentar